Welcome...

Total Pageviews

Follow by Email

Welcome To Bayoe's Site ........... "Inspirasi Dalam Hidup Untuk Terus Mencari Makna Diri ..." ---------------- Blog ini dibuat sejak 1 Pebruari 2008 --------------- Semua yang ada di dalam blog ini penuh dengan inspirasi, yang dapat dijadikan contoh untuk lebih semangat lagi dalam mengarungi hidup ini. Karena hidup adalah perjuangan, tidak ada kata menyerah dan putus asa... Hidup harus terus jalan... So Must Go On... Good Luck Bro...!!!

Hipnotis

Posted by Bayoe Arwani 5/11/2008

Share

Ketika orang merasa tidak percaya lagi kepada cara-cara yang masuk akal untuk mendapatkan sesuatu, ia cenderung menggunakan cara yang bertentangan dengan akal segatnya. Maling, misalnya, adalah orang yang telah menemui jalan buntu dalam akal pikirannya yang pendek. Untuk memiliki sejumlah uang, akal sehatnya tak lagi percaya bahwa bekerja dengan cara yang halal dapat menghasilkan uang yang ia perlukan. Begitu juga dengan orang yang suka mencontek. Akalnya tidak percaya lagi kepada "teori" bahwa nilai yang bagus gisa didapat dengan cara belajar yang rajin dan tekun.

Maling dan tukang contek ini sebenarnya sedang terhipnotis oleh kekuatan buruk yang menghajar sinergi berbahaya antara kemalasan dan kelicikan. Malas adalah sebuah situasi di mana akal dan hati sedang mengalami "kelumpuhan". Untuk membangkitkannya kembali dibutuhkan motivasi yang tinggi yang dapat menggerakkan akal dan menghidupkan hati. Sementara kelicikan adalah makar jahat yang ditujukan untuk menciptakan dua kondisi yang berbeda: untung buat dirinya dan rugi buat orang lain.

Maka orang yang menghipnotis adalah orang yang sedang meneror kita dengan virus malas yang melumpuhkan untuk maksud-maksud jahat yang tersembunyi. Kalau kita mendengar upaya kelompok-kelompok non-Islam yang menghipnotis kaum Muslimah dengan maksud memaksa mereka untuk pindah agama, adalah contoh paling gampang untuk kasus ini. Para Muslimah itu pertama-tama dibuat "malas"-maksudnya agar tidak mau beranjak dari kekuatan yang sedang menguasai kesadarannya. Para penghipnotis itu tentu tak lagi mau percaya bahwa cara-cara yang masuk akal dapat membuat Muslimah-Muslimah itu pindah agama. Siapa yang mau?

Dengan demikian, para korban hipnotis adalah orang yang wilayah kesadarannya berada di bawah cengkeraman penghipnotisnya. Cirinya sangat khas: para korban dapat diobok-obok semau si penghipnotis. Kalau si penghipnotis adalah artis musik, ia akan menghipnotis para fansnya untuk menjerit-jerit histeris, kalau dia tokoh kharismatis dia menghipnotis para pendukungnya dengan kharismanya. Apa yang dilakukan para korban hipnotis, semuanya bertentangan dengan akal sehatnya. Maka logikanya, orang yang tidak akan terhipnotis adalah orang yang masih setia kepada akal sehatnya.

Dikutip dari:
Annida No 21, Th. IX
16 Agustus 2000

0 comments

Post a Comment

Bayoe say's, Terima Kasih Atas Komentar Anda

Web blog ini masih dalam pengembangan. Jika terdapat kekurangan di sana sini, tak ada kata yang tepat terucap selain kata maaf... Saran dan kritik membangun, senantiasa kunanti" ------------ Apabila ada yang bermanfaat di dalam blog ini, silakan anda mengambil dari posting ini, dan harap disertakan sumbernya. Terima kasih.
There was an error in this gadget

Popular Posts