Welcome...

Total Pageviews

Follow by Email

Welcome To Bayoe's Site ........... "Inspirasi Dalam Hidup Untuk Terus Mencari Makna Diri ..." ---------------- Blog ini dibuat sejak 1 Pebruari 2008 --------------- Semua yang ada di dalam blog ini penuh dengan inspirasi, yang dapat dijadikan contoh untuk lebih semangat lagi dalam mengarungi hidup ini. Karena hidup adalah perjuangan, tidak ada kata menyerah dan putus asa... Hidup harus terus jalan... So Must Go On... Good Luck Bro...!!!

TERTIPU karena tak tahu

Posted by Bayoe Arwani 9/21/2008

ShareWaspadalah...!!! dengan penawaran-penawaran SMS berhadiah ataupun yang berbau ramal-meramal, yang saat ini semakin marak. Terlebih dengan adanya media pendukung, seperti televisi, radio ataupun media cetak.

Contoh yang dapat kita lihat belakangan ini adalah "Ketik: REG..." dan semacamnya, yang tanpa kita sadari telah menyerap pulsa kita. Bisa jadi ini adalah salah satu cara untuk mempengaruhi (atau istilahnya pembodohan) manusia agar lupa dengan ajaran agamanya. Entah itu kita sadari atau tidak, tetapi demikian kenyataanya.

Palang pintu pertama untuk menghentikan serangan setan adalah ilmu syar’I, pengetahuan tentang syariat Islam. Pengetahuan ini berfungsi seperti alarm; mendeteksi dan memperingatkan jika ada bahaya yang berusaha masuk. Sensor yang akan membedakan mana yang bermanfaat bagi iman, tak berguna atau bahkan maksiat dan dosa yang menimbulkan bencana. Kekuatan seleksinya tergantung pada kualitas yang ada. Semakin dalam dan luas ilmu yang dimiliki, semakin kuat sensitifitasnya. Dalam merasuki hati manusia untuk merusak imannya, setan tidak menggunakan satu cara. Racun-racun atau barang-barang berbahaya coba dimodifikasi dalam berbagai rupa agar tidak dikenali.

Sebenarnya keburukan tapi terlihat seperti kebaikan, bid’ah tapi tampak seperti sunah, kesyirikan dan perdukunan tapi dikemas seperti permainan atau sekedar gurauan. Hampir semua muslim sepakat bahwa judi kartu adalah maksiat, bahkan untuk membasminya melibatkan aparat. Imej buruk akan melekat pada pecandu permainan kartu di pos ronda perempatan jalan, warung terminal, bar dan lainnya. Tapi judi lewat kuis-kuis SMS, siapa yang peduli? Kuis-kuis judi itu hanya dianggap permainan dan asyik-asyikan saja. Televisi juga tak sungkan menayangkannya setiap hari dan dianggap hanya sebagai sarana hiburan semata.

Padahal kuis-kuis tersebut juga ajang perjudian, tak ada bedanya dengan permainan kartu atau togel, sabung ayam atau apapun bentuk dan rupa jelmaannya. Demikian pula “sugesti” dan ramalan melalui media yang sama, yang bukan lain adalah praktek perdukunan dan kesyirikan yang dibalut kecanggihan teknologi. Dan masih banyak lagi lainnya seperti praktek riba dengan berbagai caranya, makanan dan minuman haram dengan berbagai bentuknya, penipuan dengan berbagai triknya; nabi palsu, jual beli curang dan sebagainya. Jika sensor ilmu tidak kuat dan ketat, racun-racun yang terkandung tak akan terdeteksi, masuk dan akhirnya merusak diri. Sebaliknya, apabila kuat, serapi apapun kemasannya, setipis apapun perbedaannya, serumit apapun teknik kamuflasenya, dan sesamar apapun syubhatnya, ilmu dapat menembus dan akhirnya terkuak juga.

Banyak yang melalkukan kemaksiatan bukan atas dasar pembangkangan belaka, tetapi lebih karena ketidak tahuan atau lemahnya ilmu. Tidak tahu ancaman dunia akhiratnya bagi diri dan manfaat meninggalkannya. Banyak yang berbuat syirik dan bid’ah, bukan hanya karena percaya pada kekuatan lain atau keinginan menambah-nambahi syariat, tapi lebih karena kejahilannya akan kebohongan mitos atau hakikat alam ghaib. Pesepsinya tidak sama dengan apa yang dikabarkan al Quran dan as sunah. Juga karena ketidak tahuannya bahwa amalan yang dianggapnya baik ternyata tak memiliki landasan syar’I yang kuat. Sekarang kita bisa renungkan sejauh mana usaha kita mencari ilmu untuk membendung maker setan.

Jika kajian seminggu sekali saja sering terlewat, sekedar baca buku Islami atau majalah tak sempat, tak punya waktu lagi untuk datang pada ustadz, maka sudah waktunya kita mermbak jadwal kita yang padat. Harus ada jatah waktu untuk memperdalam ilmu dan pemahaman kita tentang Islam. Tentunya kita tidak ingin hati kita disusupi pencuri karena alarm tak mampu mendeteksi atau bahkan tak berfungsi. Wallahua’lam.


Sumber : ar-risalah dan mengalami editing kembali oleh Bayoe Arwani

0 comments

Post a Comment

Bayoe say's, Terima Kasih Atas Komentar Anda

Web blog ini masih dalam pengembangan. Jika terdapat kekurangan di sana sini, tak ada kata yang tepat terucap selain kata maaf... Saran dan kritik membangun, senantiasa kunanti" ------------ Apabila ada yang bermanfaat di dalam blog ini, silakan anda mengambil dari posting ini, dan harap disertakan sumbernya. Terima kasih.
There was an error in this gadget

Popular Posts